Daftar periksa mudik dengan mobil: apa yang harus dicek dua pekan, dua hari, dan dua jam sebelum berangkat
Persiapan mudik yang baik tidak dilakukan dalam satu malam. Pembagian waktunya menentukan apakah masalah ditemukan di bengkel atau di tengah jalan.

Perjalanan mudik adalah ujian paling berat yang dihadapi sebagian besar mobil pribadi dalam setahun: jarak jauh, muatan penuh, kemacetan panjang, dan cuaca yang bisa berubah dalam sejam. Mobil yang sehari-hari hanya dipakai ke kantor bisa menunjukkan masalah yang selama ini tersembunyi. Karena itu persiapannya sebaiknya dicicil, bukan dikebut sehari sebelum berangkat, ketika bengkel sudah penuh dan toko suku cadang mulai tutup.
Cara paling praktis adalah membagi persiapan ke dalam tiga tahap sesuai waktu yang tersisa, karena setiap tahap punya tujuan yang berbeda.
Baca juga: LCGC baru atau sedan bekas: cara berpikir yang lebih jujur daripada sekadar membandingkan harga
Dua pekan sebelum: hal yang butuh bengkel
Tahap ini untuk pekerjaan yang membutuhkan waktu, suku cadang, atau tangan mekanik. Periksa kondisi ban termasuk ban cadangan, kedalaman alur, dan usia karetnya. Periksa kampas rem dan minyak rem. Cek aki, terutama jika usianya sudah beberapa tahun atau mesin mulai terasa berat saat distarter di pagi hari. Pastikan oli mesin dan cairan pendingin tidak jatuh tempo di tengah perjalanan. Jika ada bunyi atau getaran yang selama ini Anda abaikan, inilah saatnya memeriksanya, karena perjalanan panjang cenderung memperburuknya.
Jika hasil pemeriksaan menuntut penggantian komponen, Anda masih punya waktu memesan dan memasangnya tanpa panik. Inilah alasan utama tahap ini harus dilakukan jauh-jauh hari.
Dua hari sebelum: hal yang bisa dilakukan sendiri
Tahap ini untuk pengecekan ringan yang tidak butuh bengkel. Isi angin ban sesuai anjuran di stiker pintu, termasuk ban cadangan. Periksa semua lampu, wiper, dan air pembersih kaca. Pastikan dongkrak, kunci roda, dan segitiga pengaman ada di tempatnya dan Anda tahu cara memakainya. Siapkan dokumen kendaraan dan pastikan masa berlakunya tidak habis di tengah perjalanan.
Rencanakan juga rute dan titik istirahat. Bukan hanya untuk mengisi bahan bakar, tetapi untuk memberi jeda bagi pengemudi. Rasa kantuk di jalan tol adalah risiko yang jauh lebih nyata daripada kerusakan mesin, dan ia tidak bisa diperbaiki di bengkel.
Dua jam sebelum: hal yang sering terlupa
Tahap terakhir untuk hal-hal yang mudah lolos justru karena sepele. Periksa muatan: barang berat di bawah dan di tengah, bukan di atas atau menutupi kaca belakang. Pastikan tidak ada benda lepas yang bisa terlempar saat pengereman mendadak. Cek kembali kursi anak terpasang kencang. Isi penuh tangki bahan bakar sebelum masuk jalur yang Anda tahu akan macet.
Terakhir, periksa diri sendiri. Pengemudi yang kurang tidur adalah komponen paling berbahaya di dalam mobil, lebih berbahaya daripada ban yang sedikit aus. Jika persiapan mobil sudah selesai dua hari sebelumnya, Anda punya alasan untuk tidur cukup, dan itu mungkin persiapan mudik yang paling penting dari semuanya.