Edisi 26 Oktober 2026Jalanan Indonesia, apa adanya.
← Laju OtomotifMotor

Setelah perjalanan jauh: bagian motor yang perlu diperiksa sebelum kembali ke rutinitas harian

Perjalanan panjang meninggalkan jejak yang tidak langsung terasa.

Setelah perjalanan jauh: bagian motor yang perlu diperiksa sebelum kembali ke rutinitas harian

Perjalanan panjang sudah selesai, motor sampai dengan selamat, dan godaannya adalah langsung memakainya untuk rutinitas seperti biasa. Padahal ratusan kilometer dengan beban penuh dan jalan yang beragam meninggalkan jejak pada beberapa bagian, dan sebagian jejak itu baru terasa beberapa minggu kemudian. Luangkan satu jam untuk pemeriksaan ini, sebaiknya sehari setelah tiba, saat motor sudah dingin dan Anda sudah cukup istirahat untuk melihat dengan teliti.

Yang bisa diperiksa sendiri di rumah

Baca juga: Mudik dengan motor: jarak istirahat, cara membawa barang, dan batas yang perlu diakui sejak awal

Mulai dari ban. Periksa tekanan saat ban dingin, lalu amati permukaan telapak: apakah ada benda tertancap, sobekan kecil, atau keausan yang tidak rata di satu sisi. Keausan tidak rata setelah perjalanan jauh sering menandakan tekanan yang kurang sepanjang jalan atau beban yang berat sebelah.

Rantai, bagi motor yang memakainya, hampir pasti kendur setelah perjalanan jauh. Periksa kekenduran di beberapa titik dengan memutar roda, karena rantai yang aus tidak kendur merata. Bersihkan dan lumasi, lalu setel sesuai ukuran di buku manual. Rantai yang terlalu kencang sama buruknya dengan yang kendur, jadi jangan menyetel berdasarkan perasaan. Untuk motor matic, perhatikan apakah ada getaran atau suara baru saat akselerasi awal; itu sinyal bagian penggerak perlu dilihat bengkel.

Cek oli lewat kaca atau tongkat pengukur. Jika levelnya turun jauh atau warnanya sangat gelap, jangan menunggu jadwal berikutnya. Periksa juga rem: tekan tuas dan rasakan apakah jaraknya berubah dibanding sebelum berangkat, dan lihat ketebalan kampas jika terlihat dari luar.

Yang sebaiknya diserahkan ke bengkel

Baut dan mur pada bagian yang bergetar, seperti pelindung rantai, spakbor, dan dudukan boks, bisa mengendur di jalan. Bengkel bisa memeriksanya dengan kunci momen; di rumah, setidaknya goyangkan tiap bagian dan rasakan ada yang longgar atau tidak.

Minta bengkel memeriksa bantalan roda dan komstir, dua bagian yang jarang dilihat tetapi menanggung beban paling berat selama perjalanan. Tanda komstir bermasalah adalah setang yang terasa seperti mengunci di posisi lurus, atau bunyi saat rem depan ditekan di kecepatan rendah.

Terakhir, catat semua yang ditemukan. Catatan kecil setelah perjalanan jauh adalah cara paling sederhana membangun riwayat perawatan, dan akan berguna saat motor itu suatu hari dijual.

PD
Pandu DewantoPandu Dewanto yang memulai Laju Otomotif pada 2024 dan menulis dua artikel pertamanya, lalu berhenti menulis pada 2025. Dari dia situs ini mewarisi satu aturan: kalau tidak berani bilang jelek, jangan nulis ulasan.